Apakah RBB BUMN Perlu Toefl – Dalam dunia kerja, khususnya di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kemampuan berbahasa Inggris sering kali menjadi salah satu syarat yang tidak bisa dihindari.
Salah satu tes bahasa Inggris yang umum digunakan untuk mengukur kemampuan tersebut adalah TOEFL (Test of English as a Foreign Language).
Namun, apakah Rencana Bisnis dan Anggaran (RBB) BUMN perlu memperhitungkan kemampuan TOEFL bagi pegawainya? Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai topik tersebut, apakah RBB BUMN perlu TOEFL dan apa relevansinya dengan pengembangan kompetensi pegawai.
Pengertian dari RBB BUMN?

Sebelum menjawab pertanyaan apakah RBB BUMN perlu TOEFL, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu RBB BUMN.
Rekrutmen Bersama BUMN (RBB BUMN) adalah program yang diselenggarakan secara bersama oleh beberapa perusahaan BUMN untuk menarik calon pegawai yang berbakat dan berkualitas.
Tujuan dari RBB BUMN adalah untuk menyederhanakan proses seleksi dan memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk melamar berbagai posisi di perusahaan BUMN tanpa harus melalui proses rekrutmen yang terpisah di setiap perusahaan.
RBB BUMN sering kali dibuka untuk berbagai posisi, mulai dari jabatan administrasi, teknis, hingga manajerial, yang tersebar di berbagai bidang seperti energi, perbankan, telekomunikasi, transportasi, dan lainnya.
Program ini juga memberikan peluang kepada lulusan perguruan tinggi dan para pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang stabil dan bergengsi di sektor BUMN. Salah satu hal yang banyak dipertanyakan adalah, RBB BUMN perlu memasukkan hasil tes TOEFL.
Baca juga: Tips RBB BUMN 2025 untuk Fresh Graduate, Kamu Wajib Tau
Peran Bahasa Inggris dalam Dunia Kerja BUMN

Bahasa Inggris menjadi bahasa internasional yang digunakan dalam berbagai transaksi bisnis global. Dalam konteks BUMN, kemampuan berbahasa Inggris menjadi sangat penting, terutama untuk:
- Interaksi dengan mitra internasional:
BUMN yang memiliki hubungan kerja dengan perusahaan asing membutuhkan pegawai yang mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Inggris. - Dokumentasi dan laporan internasional: Banyak dokumen resmi, kontrak, dan laporan yang menggunakan bahasa Inggris, sehingga kemampuan ini menjadi krusial.
- Peningkatan daya saing global:
Untuk bisa bersaing di pasar internasional, BUMN perlu memiliki SDM yang mampu beradaptasi dengan standar global, termasuk dalam penggunaan bahasa Inggris.
Mengapa kemampuan bahasa Inggris demikian penting? Karena BUMN sering terlibat dalam proyek besar yang melibatkan kerja sama dengan negara lain atau perusahaan multinasional.
Oleh karena itu, untuk memastikan kelancaran komunikasi dan operasional, pegawai BUMN perlu memiliki tingkat kemampuan bahasa Inggris yang baik.
Apakah RBB BUMN Perlu TOEFL?

Sekarang kita sampai pada inti pembahasan, yaitu apakah RBB BUMN perlu TOEFL. Jawabannya tergantung pada kebutuhan dan kebijakan masing-masing BUMN. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:
1. Tingkat Kebutuhan Bahasa Inggris di BUMN
Setiap BUMN memiliki kebutuhan yang berbeda terkait dengan kemampuan bahasa Inggris. Misalnya, BUMN yang bergerak di bidang teknologi informasi, energi, atau perbankan internasional kemungkinan akan lebih membutuhkan pegawai yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang tinggi.
- BUMN dengan hubungan internasional:
Perusahaan seperti PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) sering kali terlibat dalam proyek internasional. Pegawai yang bekerja di perusahaan ini perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk berkomunikasi dengan mitra asing atau untuk memahami dokumen internasional. - BUMN yang fokus pada pasar domestik:
BUMN yang lebih banyak berfokus pada pasar lokal mungkin tidak terlalu memerlukan tes TOEFL, meskipun kemampuan bahasa Inggris tetap dibutuhkan dalam beberapa situasi.
2. Pengembangan Kompetensi Pegawai
Dalam konteks RBB BUMN, pengembangan kompetensi pegawai menjadi salah satu aspek yang perlu direncanakan dengan baik.
Jika dalam rencana pengembangan SDM terdapat kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris pegawai, maka penilaian melalui TOEFL bisa menjadi salah satu cara untuk mengukur kemampuan tersebut.
Namun, tidak semua pegawai di BUMN perlu mengikuti tes TOEFL. Hanya pegawai yang akan ditempatkan pada posisi yang memerlukan komunikasi internasional atau yang memiliki tanggung jawab terhadap proyek luar negeri yang perlu mengikuti tes TOEFL.
3. TOEFL sebagai Standar Pengukuran
TOEFL adalah salah satu tes bahasa Inggris yang diakui secara internasional. Banyak perusahaan, termasuk BUMN, yang menggunakan skor TOEFL sebagai acuan untuk mengukur tingkat kemampuan bahasa Inggris seseorang.
Meskipun tidak ada kewajiban resmi bagi semua pegawai untuk mengikuti TOEFL, tes ini bisa menjadi tolok ukur yang efektif dalam menentukan apakah pegawai sudah memenuhi standar kemampuan bahasa Inggris yang diperlukan oleh perusahaan.
4. Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Inggris
Beberapa BUMN mungkin tidak memerlukan tes TOEFL secara formal, tetapi mereka tetap membutuhkan pegawai yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Oleh karena itu, BUMN sering kali menawarkan pelatihan atau kursus bahasa Inggris untuk meningkatkan keterampilan bahasa Inggris pegawai.
Pelatihan ini bisa berupa:
- Kursus bahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari
- Pelatihan untuk menghadapi ujian bahasa Inggris internasional seperti TOEFL atau IELTS
- Pelatihan bahasa Inggris teknis untuk keperluan pekerjaan spesifik seperti bahasa Inggris dalam kontrak bisnis, negosiasi, atau presentasi.
Bagi BUMN yang berorientasi pada pengembangan SDM, memasukkan pelatihan bahasa Inggris dalam RBB adalah langkah yang bijak. Hal ini akan membantu memastikan pegawai siap bersaing di pasar global dan dapat bekerja sama dengan mitra internasional.
5. Evaluasi dan Penilaian Kinerja
Apakah RBB BUMN perlu TOEFL juga dapat dilihat dari segi evaluasi kinerja. Beberapa BUMN mungkin mencantumkan persyaratan skor TOEFL sebagai salah satu kriteria dalam penilaian kinerja pegawai, khususnya bagi mereka yang bekerja di posisi strategis atau berhubungan langsung dengan pasar internasional.
Hal ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi pegawai, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan kompetensi diri.
Jika RBB BUMN memasukkan skor TOEFL sebagai salah satu indikator dalam evaluasi kinerja, maka pegawai perlu mempersiapkan diri untuk mencapai standar yang ditetapkan.
Baca juga: Tips Menjawab Soal Tes Pengetahuan Umum RBB BUMN 2025
Manfaat Menggunakan TOEFL dalam RBB BUMN

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika BUMN memutuskan untuk memperhitungkan TOEFL dalam RBB mereka:
- Mengukur kemampuan bahasa Inggris secara objektif: TOEFL memberikan penilaian yang lebih objektif mengenai kemampuan bahasa Inggris pegawai.
- Standarisasi kompetensi bahasa Inggris: Dengan menggunakan TOEFL, BUMN dapat memastikan bahwa semua pegawai yang memerlukan kemampuan bahasa Inggris memiliki standar yang sama.
- Meningkatkan daya saing global: Pegawai yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dapat membantu perusahaan bersaing di pasar internasional.
- Pengembangan karir pegawai: Pegawai yang memiliki skor TOEFL tinggi akan memiliki kesempatan lebih besar untuk dipromosikan atau mendapatkan proyek internasional.
Jadi, apakah RBB BUMN perlu TOEFL? Jawabannya tergantung pada kebijakan dan kebutuhan masing-masing perusahaan. Bagi BUMN yang memiliki hubungan internasional atau yang berfokus pada ekspansi global, kemampuan bahasa Inggris yang baik, TOEFL menjadi hal yang penting.
Namun, tidak semua pegawai BUMN perlu mengikuti tes TOEFL. Melainkan hanya mereka yang membutuhkan kemampuan bahasa Inggris tingkat tinggi dalam pekerjaan mereka.
Oleh karena itu, RBB BUMN dapat mencakup program pelatihan bahasa Inggris dan penggunaan tes seperti TOEFL sebagai bagian dari pengembangan SDM untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
Dengan pendekatan yang tepat, BUMN dapat meningkatkan kompetensi bahasa Inggris pegawainya dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.
Sumber
Program Premium Bimbel jadiBUMN 2025
“Semakin sering latihan soal akan semakin terbiasa, semakin cepat, semakin teliti dan semakin tepat mengerjakan soal-soal Rekrutmen BUMN 2025” 🌟
Kunci sukses Tes Rekrutmen BUMN adalah membiasakan diri mengerjakan ribuan tipe soal Tes Rekrutmen BUMN seperti anak bayi yang belajar berjalan terasa berat diawal dan akan terbiasa bila terus dilatih hingga bisa berlari kencang.
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi jadiBUMN: Temukan aplikasi jadiBUMN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun jadiBUMN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “SOALBUMN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES163797”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.